SUARAAGRARIA.com, Palembang: Sengketa lahan antara warga
desa Sukodadi dan Sukarejo, Kecamatan Sukarame, dengan TNI AU semakin
memanas saja. Kedua pihak warga desa tersebut menagih janji Gubernur
Sumatera Selatan, Alex Nurdin, yang sebelumnya mengatakan akan melakukan
mediasi.
“Kami menunggu janji Gubernur yang katanya akan melakukan mediasi,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, warga bersepakat tetap bertahan dengan tanpa perlawanan,
sampai ada kesepakatan antara warga dan TNI AU yang difasilitasi Alex
Noerdin.
Jelasnya, saat ini sebanyak 95 kepala keluarga menetap di RT 31 dan 27
di lahan seluas 150 hektare. Sebelumnya lima rumah telah dibongkar oleh
pihak TNI AU kemarin (__). Pemilik rumah dan warga tidak melakukan
perlawanan.
Lanjutnya, warga sangat resah dengan aktivitas perobohan tanaman dan
pembakaran di sekitar pemukiman yang diduga dilakukan oknum anggota TNI
AU. Kegiatan tersebut menurut warga dikhawartirkan akan berlanjut
dengan penggusuran secara tiba-tiba.
Tidak hanya itu, jalanan diblokir dengan dua pohon besar, sumur warga
ditutup secara sepihak. Tentu saja hal tersebut berpengaruh pada
kondisi psikologis warga yang terus memburuk. Warga merasa terintimidasi
dengan kegiatan tentara tersebut.
Menurutnya masalah ini sudah laporkan langsung kepada Komisi III DPR.
Gayung bersambut, salah satu anggota legislatif, Ahmad Yani, akan
meninjau langsung lokasi sengketa tanah hari ini.
(ris)
sumber/
source:
suaraagraria.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar