SUARAAGRARIA.com, Jakarta - Peristiwa bentrok yang marak
terjadi belakangan ini disebabkan oleh sikap pemerintah dan kepolisian
yang tidak pernah menanggapi rekomendasi Komnas HAM tentang cara
penanganan konflik agraria.
Rekomendasi dimaksud adalah penarikan pasukan Brimob dari lokasi
perkebunan-perkebunan yang menjadi medan konflik agraria, termasuk
beberapa kecamatan di Ogan Ilir, Sumsel, di lokasi PTPN VII Unit Cinta
Manis.
Demikian ditegaskan Komisioner Komnas HAM Ridha Saleh kepada wartawan di Jakarta, Minggu,
Ridha berpendapat sudah waktunya pemerintah dan kepolisian segera
mengevaluasi manajemen penanganan agraria selama ini. Salah satu yang
penting adalah segera menarik pasukan Brimob dan menghentikan segala
bentuk tindakan represif dalam penyelesaian konflik agraria. “Harus lebih
mengedepankan upaya dialogis,” tegasnya.
sumber/
source:
suaraagraria.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar